Programterbaru.com -

Gelombang demonstrasi yang menentang revisi UU TNI dan RUU Polri di berbagai kota di Indonesia pada tanggal 27 Maret 2025, diwarnai kericuhan dan sorotan tajam dari warganet. Perhatian utama tertuju pada dugaan tindakan represif aparat keamanan terhadap tim medis yang bertugas di lapangan.

Berdasarkan pantauan di media sosial X, banyak pengguna yang mengecam tindakan aparat yang dianggap menghalangi akses tim medis untuk memberikan pertolongan kepada demonstran yang terluka. Beberapa postingan menyertakan bukti foto dan video yang menunjukkan situasi di lokasi demonstrasi, khususnya di depan Gedung DPR RI.

Salah satu akun, @barengwarga, menyematkan video yang menunjukkan ambulans terhalang dan tidak bisa maju. Sementara itu, akun @allnew_dikta mengunggah foto yang menunjukkan akses ambulans ke arah DPR sempat dibuka oleh polisi, namun situasi secara keseluruhan tetap menjadi perhatian.

Warganet juga melaporkan adanya tindakan aparat yang memeriksa tas tim medis, yang dinilai bertentangan dengan prosedur standar. Akun @mesedina menyayangkan tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan preman tukang hajar.

Kritik pedas juga datang dari akun @AlexanderOscar5 yang menyebut tindakan menghalangi tim medis sebagai KEJAHATAN terhadap KEMANUSIAAN. Ungkapan kekecewaan dan kemarahan ini disertai dengan tagar CabutUUTNI dan TolakRUUPolri.

Pengalaman unik dibagikan oleh akun @jorgianaaa, yang menceritakan bagaimana tim medis dengan atribut lengkap diinterogasi oleh polisi yang bahkan tidak mengenali logo paramedis. Kejadian ini memicu reaksi keheranan dan kekecewaan di kalangan warganet.

Akun @MuhammadIhsanYu menyoroti bahwa tindakan terhadap tim medis melanggar Konferensi Jenewa. Ia menekankan bahwa tim medis seharusnya dilindungi, bukan malah digeledah dan dirusak sarana pendukungnya. Insiden ini memicu perdebatan sengit di media sosial dan menuntut adanya investigasi lebih lanjut.

Situasi ini memicu pertanyaan tentang profesionalisme dan pemahaman aparat keamanan terhadap peran penting tim medis dalam situasi demonstrasi. Kejadian ini juga menyoroti pentingnya koordinasi dan komunikasi yang efektif antara aparat keamanan dan tim medis untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan semua pihak yang terlibat.